Macam-macam Format File Audio dan Video Lengkap dengan Penggunaannya

"Kunjungi postingan Macam-macam Format File Audio dan Video Lengkap dengan Penggunaannya untuk membaca artikel selengkapnya dengan klik link di atas."

6 min read
Macam-macam Format File Audio dan Video Lengkap Beserta Kelebihan dan Kekurangan - Berbicara tentang musik pasti tidak akan lepas dari yang namanya MP3. MP3 adalah salah satu format file audio dengan ekstensi .MP3. Ternyata bukan hanya MP3 lho yang menjadi format file digital untuk suara. Ada banyak format file audio dalam media penyimpanan di komputer maupun hp.

Macam-macam Format File Audio Beserta Kelebihan dan Kekurangan
Macam-macam Format File Audio Beserta Kelebihan dan Kekurangan

Perbedaan format file audio ini paling mudah dibedakan dengan melihat ekstensi filenya. Dapat dilihat di belakang nama file musik seperti contoh "Lagu Toraya.mp3" menandakan bahwa ini adalah file audio dengan format MP3. Dari pada mutar-mutar gak jelas, lanjut aja ke bawah untuk melihat beberapa jenis format file audio yang umum ditemui dan biasa digunakan.

Macam-macam Ekstensi File Audio Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya


Meskipun kita sudah biasa mendownload dan mendengarkan lagu dalam bentuk format mp3, terkadang kita lupa atau memang belum pernah mencari tentang apa itu MP3 dan mengapa formatnya seperti itu. Bahkan kepanjangannya aja saya tidak tahu sampai akhirnya saya melihat postingan ini.

Langsung saja berikut beberapa contoh format file audio lengkap dengan penjelasan kelebihan dan kekurangannya.

1. Format WAV (WAVE-form)


Wave-form atau ekstensi wave adalah salah satu format file audio yang digunakan untuk menyimpan data audio mentah pada sebuah aplikasi atau pun game, termasuk sistem operasi Windows. Pada umumnya, file audio format WAV digunakan untuk menyimpan audio tanpa kompresi sehingga memiliki ukuran file yang besar.

Penggunaan file audio format ekstensi WAV

  1. Ekstensi wav biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation) sehingga cocok digunakan untuk mengedit audio high fidelity.
  2. Windows sound recorder dapat digunakan untuk membuat format WAV
  3. Kekurangan format WAV adalah 2 GB
  4. Format WAV jarang digunakan di internet karena ukurannya yang besar
  5. Tidak cocok untuk digunakan mengoleksi music
  6. Ekstensi file audio format Wav adalah .Wav dan .wv

2. Format File AAC (Advanced Audio Coding)


AAC adalah format file audio yang berbasis MPEG2 dan MPEG4. Format audio AAC digunakan pada produk Apple seperti pada iPod dan iTunes Music Store.

Penggunaan format AAC

  1. File AAC yang dikompress akan menghilangkan sebagian data-data sehingga tidak bisa dikembalikan ke data seperti sedia kala.
  2. Kompres file AAC efisien pada kecepatan 128 kbps dengan suara stereo
  3. AAC merupakan penyempurnaan medium dan high bit rates dari audio codec format MP3
  4. Format AAC lebih jernih pada kualitas bit yang rendah seperti di bawah 16 Hz
  5. Memiliki 48 channel dengan rate 8 Hz sampai 96 KHz
  6. AAC menggunakan license premium

3. Format MP3 (MPEG Layer 3)


Format MP3 pastinya tidak asing lagi. Bisa dipastikan bahwa perangkat yang kita gunakan saat ini pasti memiliki file mp3 dalam bentuk lagu dan musik. MP3 memiliki kualitas suara yang mendekati kualitas CD stereo 16 bit.

Penggunaan format audio MP3

  1. Umum digunakan dalam menyimpan file musik
  2. Menggunakan teknik lossy compression sehingga mengalami penurunan kualitas suara saat dikompres.
  3. Bit rate hanya 320 kbps
  4. Ukuran file format MP3 relatif kecil sesuai dengan bit ratenya. Semakin tinggi bit rate MP3 maka akan memperbesar pula ukuran file dan kualitas suara yang dihasilkan.

4. Format Audio Ogg dan Ogg Vorbis


Format Ogg adalah format file multimedia dengan sumber terbuka sehingga sangat populer digunakan di kalangan open source.

Penggunaan format audio Ogg

  1. Format ogg dapat diputar di berbagai aplikasi media player seperti winamp
  2. Kapasitas file rendah sehingga lebih efisien dalam streaming
  3. Ogg vorbis gratis tanpa lisensi berbayar
  4. Audio telah dikompres sehingga kualitas suara tidak terlalu bagus

5. Format Audio WMA (Window Media Audio)


Format file audio dengan ekstensi WMA dibuat oleh vendor sistem operasi raksasa di dunia, Microsoft. Format WMA mendukung DRM (Digital Rights Management) sehingga lebih terproteksi dari pembajakan musik digital.

Format audioa WMA memiliki kualitas musik yang lebih bagus dari pada MP3 maupun format AAC dan support dimainkan dengan software dan hardware terbaru.

Saya sendiri hanya mengenal 2 ekstensi yang umum ditemukan di masyarakat, yaitu format WAV dan MP3. Untuk format audio sebenarnya masih banyak tapi itulah yang paling sering dipakai di dunia multimedia.

Jenis-jenis Ekstensi File Video


Update 2018 - Pada awalnya, artikel ini hanya berisi kumpulan ekstensi file audio. Setelah dipikir-pikir lagi, saya akhirnya menambah beberapa format file video juga.

1. Format file video AVI (Audio Video Interleave)


AVI diperkenalkan oleh Microsoft sebagai bagian dari teknologi video for Windows.

Kelebihan Format Video AVI

  1. AVI merupakan file standar Windows
  2. Gambar lebih tajam dari ASF
  3. Memiliki tujuan kompresi yang banyak

Kekurangan Format Video AVI

  1. Resolusi gambar terbatas
  2. Kemampuan menempatkan audio kurang
  3. Kualitas video tergantung jenis kompresi yang digunakan

2. Format File MP4/MPEG4


MP4 adalah format file standar yang digunakan oleh Youtube. Kelebihan MP4 adalah mudahnya menikmati digital audio dan video karena hampir mendukung semua smartphone terbaru dengan ukuran yang lebih kecil dan bandwith yang rendah. Kekurangan MP4 adalah ukuran filenya yang hampir setara dengan BlueRay Disc.

3. Format File Video 3GP


Format 3GP adalah format standar yang digunakan di telpon genggam.

Kelebihan format video 3gp

  1. Bisa digunakan di ponsel
  2. Ukuran file lebih kecil dari pada ASF dan MP4

Kekurangan format video 3gp

  1. Ukuran file yang kecil membuat kualitas video tidak baik ditonton di desktop
  2. Audio yang dihasilkan kurang jernih

4. Format File Video MKV (Matroska Video)


Format MKV bersifat open source sehingga lebih mudah dimodifikasi dan digunakan sebagai format standar file multimedia.
  1. Bersifat open source
  2. Memiliki kemampuan untuk menampung berbagai macam codec yang berbeda dalam satu waktu
  3. Dapat berisi video dan audio dengan berbagai jenis tipe
  4. Dapat dijalankan streaming pada jaringan komputer
Saya yakin kamu yang mengunjungi blog ini dan mencari perbedaan-perbedaan dalam format file audio untuk berbagai keperluan, seperti youtube, convert, ripping, burning dan tugas lainnya dalam dunia multimedia sudah memiliki gambaran tentang jenis-jenis file audio.
Demikianlah artikel tentang macam-macam ekstensi dan format file audio dan video lengkap dengan penjelasan kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat!
Posting Komentar